Sabtu, 02 Juli 2016

Perilaku dan Akhlak. Pengertian dan Perbedaannya

Saat saya menulis beberapa artikel tentang psikologi/ kejiwaan, seringkali saya mengalami kebingungan ditengah proses pengetikan. 

Banyak istilah - istilah/ kata yang maknanya hampir sama, atau bahkan sangat saya khawatirkan kalau istilah/kata dianggap sama oleh pembaca, padahal memiliki perbedaan yang sangat mendasar dan signifikan.

Pada kesempatan kali ini saya sekilas akan menjelaskan pengertian perilaku dan pengertian akhlak, sekaligus perbedaan diantara keduanya. Semoga tulisan ini dapat membantu pembaca. Amiin..

pengertian dan perbedaan perilaku dan akhlak


Pengertian Perilaku

Perilaku bisa disebut juga perbuatan, tindakan,tingkah, tingkah laku, aksi. sedangkan hakikat dari perilaku adalah respon terhadap stimulus atau rangsangan. 

Misalnya, ketika ada stimulus dari perut berupa rasa lapar, kita akan meresponnya/ berperilaku, yaitu dengan makan, atau menahan rasa lapar itu. 

Karena manusia tidak bisa lepas dari stimulus, baik itu stimulus dari dalam diri kita sendiri maupun stimulus yang berasal dari luar diri kita, maka bisa dikatakan bahwa setiap saat, setiap waktu, setiap detik, kita selalu berperilaku, merespon stimulus. (Diam adalah salah satu bentuk respon terhadap stimulus). 

Jadi saat kita bicara, melihat, makan, marah, menangis, tidur, berkedip, bernafas, semua itu bisa disebut perilaku.


Pengertian Akhlak

Akhlak adalah sifat, kebiasaan, kecenderungan, moral, pola seseorang dalam berperilaku. atau singkatnya, akhlak adalah perilaku yang terpola. 

Terpola artinya terjadi pengulangan yang sama dalam perilaku itu, bukan cuma pengulangan perilakunya saja, tapi gaya/model/cara berperilakunya juga sama, terpola, membentuk suatu pola yang sama. 

Contohnya, sifat bicara blak - blakan, kebiasaan nonton bareng pertandingan sepak bola, kecenderungan telat makan, moral langsung pukul ketika marah, sifat mudah menangis, dll.

Seseorang tiap hari pasti bicara, berarti bicaranya berulang - ulang dong, berarti semua orang punya moral bicara?, jawabannya : bisa jadi demikian. Namun ingat!, yang terpola bukan hanya perilakunya saja, tetapi gaya berperilakunya juga, akhlak bicara lemah lembut, akhlak bicara blak - blakan, akhlak bicara to the point, akhlak bicara seperlunya saja, akhlak tidak suka bicara /pendiam, akhlak bicara ngelantur, dll.


Perbedaan Perilaku dan Akhlak

Akhlak adalah bentuk lanjutan dari perilaku. Letak perbedaannya adalah pada Pola. 

Ketika diketahui ada seseorang yang sedang marah, kita bisa menyebut bahwa ia sedang berperilaku marah, tapi kita tidak boleh menyebutnya sebagai seorang yang punya akhlak marah/ pemarah. 

Kalaupun memang benar bahwa dia seorang pemarah/ berakhlak suka marah, berarti memang orang tersebut sering, cenderung, biasa marah, yang tentunya kemarahan itu memiliki pola tertentu baik itu cara marahnya maupun penyebab marahnya.

Secara umum, semua perilaku yang terpola bisa kita sebut akhlak. Ada istilah - istilah lain yang digunakan untuk mendiskripsikan bentuk akhlak yang lebih spesifik. Misalnya, sifat, sarakter, kepribadian, watak, kecenderungan, kebiasaan, moral, tabiat, dll.

Di lain kesempatan saya akan membahas istilah - istilah diatas, namun sesuai dengan judul artikel kali ini, saya rasa cukup sampai disini pertemuan kita. semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar