Rabu, 29 Juni 2016

Mengatasi Kesedihan

Hai Sahabat, apakah kamu sedang bersedih sekarang? atau salah seorang yang kamu sayangi sedang bersedih?

Kalau kita coba membuka kamus nih, sedih itu adalah perasaan pilu, perasaan susah hati, duka cita.

Nah, melihat pengertian dari kamus tadi, maman lebih suka untuk memperhatikan kata perasaan

Ya, sedih adalah sebuah perasaan. Menurut maman, perasaan itu tak pernah salah, jadi jika Sahabat sedang bersedih atau merasakan keburukan apapun jangan pernah salahkan perasaanmu. Seperti kata suatu iklan 'karena rasa tak pernah bohong'.

Terus bagaimana dong man?

mengatasi kesedihan


Langsung saja kita bahas bagaimana cara mengatasi kesedihan yang tepat menurut maman :

Jangan Terburu - buru Mengambil Kesimpulan Apapun Tentang Kesedihanmu

Beberapa orang akan langsung menyalahkan dirinya atas kesedihan yang sedang dia alami. Apakah sahabat juga demikian?. Adapula yang langsung menyalahkan orang lain.

Bisa jadi memang diri kita yang salah, bisa pula orang lain. Tapi bisa pula keadaan yang salah. Ataupun kesedihan yang sedang kita alami sekarang disebabkan oleh gabungan dari ketiganya, kesalahan diri kita sendiri - kesalahan orang lain - kesalahan keadaan. Ini yang lebih sering terjadi.

Namun yang maman tekankan disini adalah jangan langsung menyalahkan. Pahami dulu apa yang sebenarnya sedang terjadi.

 Tunda dulu kesimpulan - kesimpulan yang muncul di kepala sahabat. Karena jika kesimpulan itu adalah sesuatu yang keliru, maka saya pastikan bahwa keadaan tidak akan semakin membaik, justru malah semakin buruk.

Ingat! Jangan terburu - buru mengambil kesimpulan apapun. Bagaimana caranya?
  1. Pikiran sahabat mungkin sedang berkecamuk tentang kesedihan anda. baik itu tentang penyebabnya, peristiwanya, maupun tentang yang akan terjadi setelah ini. Itu boleh - boleh saja, bahkan itu sesuatu yang tidak bisa dihindari.
  2. Tapi jangan menyimpulkan sesuatu apapun dari pikiran - pikiran itu.
Misalnya : Anda sedang bersedih karena sahabat anda ternyata baru saja jadian dengan seseorang yang sangat anda cintai. Dikepala sobat pasti sedang berkecamuk pikiran - pikiran yang rasanya seakan-akan benar, seperti :

    • Bahwa sahabat anda telah mengkhianati anda
    • Anda tidak cantik, sehingga orang yang anda cintai lebih memilih orang lain
    •  Anda terlalu lama memendam perasaan anda,
    • dll..
    • atau kesimpulan yang tidak masuk akal seperti : teman anda menggunakan pelet, anda dikutuk oleh Tuhan menjadi jomblo seumur hidup karena kesalahan yang pernah anda lakukan, lebih baik aku bunuh saja temanku itu, atau lebih baik aku bunuh diri saja daripada patah hati seperti ini, dll (kesimpulan berkembang semakin tidak rasional).
Biarkan saja pikiran itu berkecamuk. Tapi jangan biarkan satu pikiran pun menjadi kesimpulan. Ingat! anda sedang bersedih, pasti saat itu anda sangat emosional, artinya pikiran akan sangat kesulitan untuk mengambil keimpulan yang tepat.
Jangan sekali - kali mengambil kesimpulan dalam keadaan emosi, atau sobat malah hanya akan membuat masalah semakin runyam. Tunggu pikiran anda jernih kembali.
Jadi jika pikiran pikiran itu berkecamuk, biarkan saja dan katakan dalam hati anda, atau bahkan ucapkan lewat mulut anda :

    • "Mungkin demikian, tapi kan tidak pasti demikian" 
    • "Bisa jadi begitu, tapi kan bisa jadi juga begini,..."
    • "Gak boleh berpikiran buruk dulu deh,,"
    • "Kan ini aku lagi emosi, jadi gak boleh menyimpulkan dulu, ntar masalahnya semakin runyam"
    • "Ah apa benar begitu ya?..  tunggu pikiranku jernih dulu deh,, kan sekarang aku lagi dikuasai perasaan sedih"
    • dll. pokoknya jangan ambil kesimpulan dulu.
Seperti contoh - contoh di atas,efek paling buruk dari sebuah kesedihan adalah dimulai dari pengambilan kesimpulan - kesimpulan yang keliru. Celakanya, saat kita bersedih, kesimpulan - kesimpulan ini sangat terasa benar.

Maka dari itu, maman meletakkan ini pada point pertama. Jangan mengambil kesimpulan apapun saat bersedih. Ibarat sebuah penyakit, sebelum melakukan pengobatan yang lebih mendalam, sebaiknya kita cegah dulu agar penyakit itu tidak menyebar ke bagian tubuh/ organ yang lainnya.

Setelah sobat berhasil menanggulangi efek menjalar ini, saatnya menghadapi penyakit kesedihan itu dengan tepat.

Luapkan Rasa Sedihmu

tunggu postingan saya selanjutnya. besok 30 juli 2016, eh sekarang sudah lewat ya... klik disini saja untuk lanjut membaca.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar